Info Terbaru

9 Alasan Yang Membuat Seseorang Gagal Dalam Bisnis Network Marketing




Bisnis network marketing atau sering disebut MLM merupakan bisnis yang mempunyai perkembangan pesat di Indonesia. Semakin banyak perusahaan MLM, baik lokal maupun asing yang berdiri di Indonesia. Hal ini juga didukung oleh tingginya animo masyarakat Indonesia untuk menjalankan bisnis MLM.

Jumlah penduduk Indonesia sebesar 250 juta jiwa lebih ini menjadikan pasar MLM di Indonesia sangat luas. Oleh sebab itu, baik perusahaan yang berasal dari luar negeri maupun domestik, bersaing untuk memperebutkan pasar di Indonesia.

Bisnis MLM memberikan peluang sukses bagi siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, latar belakang, pendidikan, pengalaman kerja dan sebagainya. Banyak orang-orang kaya di dunia yang merekomendasikan bisnis MLM bagi Anda yang ingin mewujudkan impian tapi tidak punya modal besar. 

Pengusaha top dunia seperti Robert T Kiyosaki, Bill Gate, Donald Trump, Paul Zane Pilzer, Franklin Covey dan masih banyak lagi telah merekomendasikan MLM sebagai bisnis pilihan. Mereka sangat percaya dan mengetahui kekuatan luar biasa dahsyatnya dari bisnis jaringan.

Akan tetapi mengapa begitu
banyak orang gagal dalam menekuni bisnis MLM? Padahal mereka bergabung dengan harapan untuk dapat memiliki kehidupan yang lebih baik.

Berikut 9 alasan yang membuat seseorang gagal dalam berbisnis MLM :


1. Tidak melalukan penelitian terhadap perusahaan MLM

Banyak perusahaan-perusahaan MLM yang tutup setelah melewati tahun ke 2, ke 5 atau bahkan tahun ke 10. Hal ini biasanya terjadi karena perusahaan MLM tersebut tidak mempunyai legalitas. MLM tanpa legalitas sangat riskan terhadap perubahan system dan rawan terhadap penutupan. Jika sudah ditutup maka sebesar apapun jaringan yang sudah Anda bangun dan perjuangkan akan hilang begitu saja.

Ada 2 pelanggaran yang biasa dilakukan oleh perusahaan MLM yang kejar tayang :
·        Tidak ada legalitas SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung). Jika belum memiliki SIUPL sama saja mengendarai kendaraan tanpa STNK jadi sewaktu waktu bisa kena tilang.
·        Produk belum terdaftar BPOM. Ini juga pelanggaran yang sangat berbahaya karena Anda tidak bisa memasarkan dengan bebas bahkan was was jika ada efek samping dari produk tersebut.

Maraknya penipuan berkedok MLM dan munculnya MLM baru tanpa legalitas karena kejar tayang atau terburu buru beredar di masyarakat membuat citra bisnis ini semakin buruk. Pada tahap awal, perusahaan MLM tanpa legalitas biasanya memberikan bonus yang berlebihan kepada para leader-leader untuk menarik mereka bergabung. 

Pelanggaran ini membuat semakin banyak korban penipuan atau kebohongan dari bisnis MLM dan tentunya membuat orang semakin negative thinking dan skeptis terhadap bisnis MLM.

Ditambah dengan para pelaku MLM tidak selektif dalam memilih dan mengikuti bisnis MLM, hanya karena iming iming income besar dan cepat saja, akibatnya terus melahirkan korban korban MLM yang baru.

Perusahaan yang baru berdiri atau kurang dari 5 tahun perlu untuk diteliti terlebih dahulu. Hal ini penting karena seringkali seorang leader MLM menghabiskan banyak waktu untuk bisnis tersebut. Ketika perusahaan tiba-tiba tutup maka akan menimbulkan kerugian besar disamping rasa frustasi bagi para leader dan member-membernya.

Perlu untuk diperhatikan bagaimana komitmen jangka pendek dan jangka panjang perusahaan terhadap member-membernya. Selalu komitmen terhadap para member yang perlu diperhatikan, yaitu kebijakan perusahaan terhadap produk-produk yang ditawarkan apakah bisa mengikuti perkembangan pasar atau tidak.


2. Tidak mempelajari marketing plan secara mendalam

Banyak member MLM yang langsung terjun tanpa mempelajari terlebih dahulu marketing plan yang diberikan oleh perusahaan. Langsung bergabung karena tergiur iming-iming yang ditawarkan oleh para leader. Saat ini semakin marak money game yang dikemas seolah-olah mirip dengan system MLM atau bisnis network marketing,  sehingga orang-orang yang bergabung di awal akan mendapatkan keuntungan besar sedangkan yang bergabung belakangan akan menjadi korban.

3. Tidak mempelajari produk yang dipasarkan

Mempelajari produk yang dipasarkan adalah sangat penting karena dengan mempelajari produk maka kita akan memahami target pasar yang akan dicari atau dituju. Andapun harus mencoba produknya untuk memastikan kualitasnya, sehingga bisa lebih yakin untuk memasarkannya.

MLM adalah salah satu cara memasarkan suatu produk, jadi siapa target konsumen dan nilai tambah yang bisa didapakan oleh konsumen akhir maupun reseller atau member untuk produk harus kita pahami dengan baik. 

Bisnis MLM bukanlah menjual mimpi, tetapi merupakan salah satu system pemasaran produk yang memberikan pelayanan kepada konsumen melalui member-member dalam jaringan pemasaran tersebut.

Seringkali pelaku MLM mengeluarkan banyak uang untuk membeli banyak barang yang akhirnya menumpuk di rumahnya. Hal ini terjadi karena pemahaman salah tentang MLM. 

Dalam konsep MLM, para pelaku bisnis tidak perlu melalukan pembelian dalam jumlah besar karena supply barang adalah tanggung jawab perusahaan.


4. Beranggapan bahwa jaringan akan berkembang dengan sendirinya

Banyak yang beranggapan bahwa dengan melakukan pembelian atau investasi sejumlah uang, maka jaringan akan berkembang dengan sendirinya.

Padahal agar jaringan MLM bisa berkembang harus ada pelatihan-pelatihan yang memberikan motivasi dan pendidikan kepada para membernya bisa membangun jiwa kepemimpinan serta meningkatkan pelayanan terhadap para pelanggannya.

Membangun networking atau jaringan pemasaran diperlukan pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari sejak bergabung sampai peringkat yang sudah tinggi sekalipun.

Jaringan yang dibangun dengan fondasi yang kuat akan bertahan lama dan memberikan banyak nilai-nilai positif, tidak hanya kepada para pelaku bisnis MLM itu sendiri, tapi juga pada konsumen dari produk tersebut.

5. Tidak suka presentasi dan mengikuti training

Presentasi dan mengikuti training adalah rutinitas penting yang harus dijalankan oleh pebisnis MLM atau bisnis network marketing.

Presentasi adalah saat dimana kita memberikan penjelasan tentang manfaat produk dan bagaimana mentransfer ilmu yang dimiliki kepada mitra bisnis kita.

Melalui presentasi-presentasi para leader memberikan pengarahan bagaimana bisa sukses dalam menjalankan bisnis.

Support system perusahaan MLM memberikan berbagai training yang akan memberikan tambahan ilmu secara berkesinambungan kepada para leader dan membernya, sehingga juga akan menjadi sarana pemberian motivasi. Training-training motivasi penting untuk tetap menjaga semangat dan antusiasme tetap tinggi dalam menjalankan bisnis ini.

Para pelaku bisnis yang senantiasa mengembangkan kepribadian akan membina hubungan dengan banyak orang dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.


6. Tidak Menjadi Pendengar Yang Baik

Lebih banyak bicara dari pada mendengarkan adalah hal yang salah karena apa yang kita bicarakan belum tentu disukai oleh prospek atau mitra kita. Dengan banyak bicara kita lebih menonjolkan diri sendiri dari pada orang lain sehingga kita tidak memahami apa yang mereka butuhkan dan inginkan.

Untuk membantu para member dalam pengembangan jaringan bisnisnya, seorang leader perlu memahami apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan mereka.

7. Memaksa orang lain untuk bergabung

Karena saking semangatnya dalam menjalankan bisnis, banyak pelaku bisnis MLM yang menghalalkan segala cara dalam merekrut orang, yaitu dengan memaksa orang lain untuk bergabung dan melakukan penipuan-penipuan.

Hal tersebut yang akhirnya membuat masyarakat memberikan penilaian negatif terhadap MLM. Kita harus menjelaskan kepada prospek dengan cara yang benar dan profesional tentang manfaat atau keuntungan serta resiko yang akan mereka dapatkan saat bergabung menjadi member. Biarkan mereka berpikir sendiri untuk menentukan apakah akan bergabung atau tidak.

8. Tidak Melakukan Pembinaan Terhadap Jaringan

MLM adalah bisnis membangun manusia, di mana para member / distributor adalah aset penting dalam sebuah MLM. Agar bisa berkembang, seorang leader harus membina para member yang berada di bawah jaringannya. Seorang leader harus menginvestasikan waktunya untuk memberikan pelatihan-pelatihan, arahan dan motiviasi bagi para mitra bisnisnya. 

Jika kita bekerja 3 jam satu hari dan dengan cara yang sama ada 10 orang mitra yang juga bekerja maka sebenarnya kita bekerja 30 jam. Hal ini bisa terjadi jika seorang leader secara konsistem melakukan pembinaan terhadap mitra-mitra bisnisnya.

9. Tidak Fokus dan Konsisten

Tidak fokus, tidak konsisten dan masih loncat sana sini adalah fenomena yang sering terjadi dengan para pebisnis MLM di Indonesia. Sukses memang hak setiap orang tapi tidak semua orang mau konsisten memperjuangkan haknya itu, karena dibutuhkan "pengorbanan" pada awalnya.

Itulah 9 hal yang bisa membuat seseorang gagal dalam membangun dan mengembangkan bisnis MLM.

Namun dengan berkembangnya teknologi digital saat ini memungkinkan "mengeliminasi" hal-hal penyebab kegagalan di atas.  Bayangkan, Anda tak perlu lagi SERING melakukan presentasi panjang lebar face to face, mengajak prospek Anda ke pertemuan, dan hal-hal lainnya yang melelahkan. Anda sekarang bisa melakukannnya secara online. Itu artinya, Anda dapat menghemat banyak waktu.

Bergabung di grup luar biasa ini akan membuat Anda nyaman di bisnis network marketing! Perusahaan MLM yang telah menggunakan support system pengembangan jaringan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi internet. Anda akan mendapatkan berbagai macam support untuk pengembangan jaringan baik secara online maupun offline.

Kekuatan Joybiz bila dibandingkan MLM lainnya

Jaminan marketing plan dan company nya yang dirancang jangka panjang menjadikan bisnis ini sangat direkomendasikan. Joybiz sangat berbeda dengan kebanyakan bisnis MLM lain yang timbul tenggelam karena ketidaksiapannya.

Joybiz merupakan company yang unggul dari berbagai aspek :

  • Dilengkapi dengan legalitas yang lengkap, SIUPL dan APLI, produk sudah terdaftar BPOM sebelum launching.
  • Marketing Plan Joybiz dengan sistem Binary no tupo yang simpel menjadikan bisnis ini mampu bersaing untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
  • Gabungan Plan Joy dan Plan Biz yang kokoh menjamin pasif income yang besar
  • Sistem pembelian dan pembayaran produk menggunakan virtual account dengan sekali klik bayar dan langsung aktif.
  • Proses pengiriman produk sudah MOU dengan JNE sehingga memudahkan dan memastikan pengiriman sesuai order serta ada subsidi ongkir yang menarik dan meringankan member.
  • Proses pembayaran bonus tepat waktu ke berbagai rekening bank member.
  • Support sistem yang lengkap mulai training online dan offline yang memudahkan member dalam membangun bisnis Joybiz.
  • Produk produk premium yang terjamin kualitas dan harga bersaing, termasuk produk produk baru yang siap hadir melengkapi usaha jangka panjang.
  • Sistem dropshipping yang mudah menjadikan bisnis ini bisa dijalankan tanpa harus stock produk.
  • Reward Rumah Senilai 1 Milyar tanpa batas waktu dihitung dari akumulasi omzet group.

dan masih banyak lagi kekuatan bisnis Joybiz….

Joybiz adalah jawaban untuk Anda.



Sekarang Anda sudah menemukan peluang bisnis impian dan bahkan sedang dicari jutaan orang yang menginginkan bisa bisnis online modal kecil tapi sangat menjanjikan di Indonesia. Anda paham potensi besarnya, tinggal action untuk memulai dan menjadi duta-duta bisnis Joybiz di Indonesia. Maka kesuksesan akan Anda dapatkan.

Siap sukses bersama team kami?
Ayo take action…. sekarang
Jika ragu dan bingung konsultasi dengan Leadernya yuk WA 82323844282






No comments:

Post a Comment